EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY

  • Swadea Devi Laksitarani Universitas Jenderal Soedirman
  • Eko Dewanto Universitas Jenderal Soedirman
  • Eni Rokhminarsi Universitas Jenderal Soedirman
Keywords: tomat cherry, Azolla microphylla, pupuk NPK

Abstract

Tomat cherry (Lycopersicum esculentum var. ceraciforme) merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang dianggap mempunyai prospek baik dalam pemasarannya. Rasanya yang manis dan segar serta kandungan gizi yang baik untuk tubuh dan penyembuhan beberapa penyakit membuat permintaan tomat cherry semakin meningkat. Dewasa ini dalam dunia pertanian, untuk meningkatkan hasil panen petani banyak menggunakan pupuk sintetis sehingga membuat lingkungan tercemar. Berbagai formulasi bahan alami sudah banyak digunakan di dunia pertanian saat ini, seperti pupuk kandang yang dicampur dengan kompos Azolla microphylla. Penggunaan pupuk kandang dan kompos Azolla microphylla diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk sintetis seperti pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat cherry, 2) mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla dan pupuk NPK terhadap efisiensi penggunaan pupuk NPK pada tanaman tomat cherry. Penelitian dilaksanakan di screen house Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dengan ketinggian 110 m dpl. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan 21 hari mulai bulan Juli sampai November 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 2 faktor masingmasing 3 perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah formulasi pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla yang terdiri dari K1 (100% pupuk kandang), K2 (75% pupuk kandang dan 25% kompos Azolla microphylla), dan K2 (50% pupuk kandang dan 50% kompos Azolla microphylla). Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK, yaitu D0 (100% dosis rekomendasi), D1 (75% dosis rekomendasi), dan D2 (50% dosis rekomendasi) dengan dosis rekomendasi yang digunakan sebanyak 10 g/tanaman. Analisis data menggunakan uji F dengan taraf kesalahan 5%, apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf kesalahan 5%. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah cabang, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, bobot akar segar, bobot akar kering, jumlah bunga total, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, volume tiap buah, serta Efisiensi Penggunaan Pupuk (EPP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang berbasis kompos Azolla microphylla dan pupuk NPK menurunkan diameter batang, jumlah cabang, jumlah daun, dan jumlah bunga per tanaman, namun pemberian kompos Azolla microphylla sebesar 25% dengan penurunan dosis pupuk NPK sebesar 50% meningkatkan bobot tanaman kering sebesar 0,89% danĀ  meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk sebesar 25,76%.

Published
2020-01-31